30 August 2018

Pengalaman terkait Keamanan Komputer - Virus yang bisa berbicara

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Nama saya Reynaldi Yusuf Kurniawan, saya merupakan seorang mahasiswa S1 Sistem Informasi Unair yang saat ini berada pada semester ke 5. Kali ini saya diberikan tugas untuk membuat cerita tentang pengalaman yang terkait dengan keamanan komputer. Sebagai seorang pemuda yang sudah hidup selama 20 tahun, dan pada saat itu internet merupakan suatu hal yang sudah tercipta, tentu saya pernah mengalami berbagai peristiwa yang terkait tentang keamanan komputer. Berikut ini saya akan menceritakan salah satu pengalaman saya yang terkait dengan keamanan komputer pada paragraf selanjutnya.

Pertama kali, tahun 2007 saat saya masih kelas 4 SD, saya pernah mengunjungi sebuah warnet dekat rumah saya, pada saat itu warnet tersebut merupakan langganan saya karena hanya warnet itulah yang dekat dengan rumah saya pada jarak radius 1 km. Saya ke sana untuk bermain game online yang sedang booming, “Point Blank” namanya. Hari-hari tersebut merupakan hal yang biasa bagi saya, sampai saya tidak kebagian komputer kosong namun hanya tersedia yang paling pojok dan saya memakainya, disitulah “insiden” terjadi. Saat saya mencoba mengoperasikan komputer tersebut, tiba-tiba pada layar monitor muncul animasi tengkorak di depan PCB sambil berkata dengan suara yang lantang “Hahaha aku adalah virus, aku akan merusak komputermu.... “ (hanya kata itu yang saya ingat). Dan terdapat tulisan di bawah animasi tengkorak yang isinya sama dengan apa yang dikatakan oleh animasi tengkorak tadi. Setelah mengalami hal tersebut saya memberitahu operator terkait hal tersebut dan tidak ada yang bisa dilakukan saat itu selain mematikan paksa komputer tersebut dan tidak ada yang boleh memakainya selama beberapa hari. Terdapat rumor bahwa virus tersebut muncul karena akibat dari percobaan penggunaan “cheat” atau program ilegal untuk bermain game online “Point Blank”. Setelah mengalami insiden itu, saya menceritakan pengalaman tersebut kepada kakak saya, dan kakak saya bilang saya beruntung karena katanya, pernah terdapat insiden yang sama namun orang tersebut meninggal karena melihat virus tersebut, namun dengan tulisan merah. Karena saya masih lugu saat itu ya saya percaya saja dengan perkataan kakak saya, dan saya takut juga saat itu.

  • katergori
  • tes

Kirim Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

REYNALDI YUSUF KURNIAWAN

Komentar Terbaru